Marc Marquez lari meninggalkan motornya atas starting line up, start balapan MotoGP AS sempat tertunda.
Kehebohan terjadi jelang langsungkannya MotoGP AS, Senin (31/3) . Saat itu seluruh pebalap sudah nangkring atas motornya membentuk barisan start, tinggal menunggu detik menjalani warp up lap.
Marquez, yang berada di posisi paling depan, tiba-tiba saja lari dan meninggalkan motornya begitu saja. Dia terbirit-birit menuju pit lane dan terus berlari menuju garasi tim Ducati.
kemudian, Marquez ternyata ingin mengganti motor. Dari awalnya motor yang disematkan ban basah, dia ingin mengganti dengan ban kering
Kondisi lintasan sirkuit ketika itu memang tricky. Hujan sempat turun beberapa menit sebelumnya. Kondisi itu membuat yyaris seluruh pebalap memakai ban basah. Menurut catatan The Race, cuma tiga rider yang memakai ban slick, yakni Brad Binder (KTM), Enea Bastianini (Tech3 KTM), dan Ai Ogura (Trackhouse Aprilia).
Kaburnya Marquez dari atas starting grid memicu banyak rider lain melakukan tindakan serupa. Banyak pebalap tergopoh-gopoh berlari ke garasinya masing-masing untuk mengganti motor dengan ban slick.
Para pebalap yang kabur ke garasi dan ganti motor lantas terlihat akan melakukan start dari pit. Namun karena jumlah rider yang meninggalkan starting grid lebih dari 10, direktur balapan akhirnya memutuskan untuk menunda start. Red flag dikibarkan.
MotoGP memang punya aturan untuk menunda start jika ‘ada lebih dari 10 pebalap’ melakukan start dari pit lane. Aturan ini buat menyusul insiden kekacauan MotoGP Argentina 2018.
MotoGP memang punya aturan untuk menunda start jika ‘ada lebih dari 10 pebalap’ melakukan start dari pit lane. Aturan ini dibuat menyusul insiden kekacauan MotoGP Argentina 2018.
Strategi Marquez untuk ‘menunda’ start demi mendapat ban slick terbukti berhasil. Namun pada akhirnya keberuntungan tak berpihak ke dia. Marquez crash di lap sembilan dan tidak meraih poin. Kemenangan menjadi milik Francesco Bagnaia.