Skip to content
Rastama
Menu
  • Beranda
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Wisata
Menu

Ciri-ciri Ginjal Tak Sehat yang Harus Diwaspadai

Posted on Maret 15, 2025Maret 15, 2025 by admin

rastama.id -Ginjal merupakan organ penting di dalam tubuh yang berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan racun di dalam tubuh. Maka dari itu, kesehatan ginjal perlu perhatikan.

“Inilah salah satu alasan mengapa hanya 10 persen orang dengan penyakit ginjal kronis tahu bahwa mereka mengalaminya,” sambungnya.

Ciri-ciri Ginjal Tak Sehat
Dikutip dari beberapa sumber, berikut ciri-ciri ginjal tak sehat yang harus diperhatikan:

1. Selalu merasa lelah
ginjal menyaring limbah dari darah dan membuangnya melalui urine. Saat ginjal tidak berfungsi dengan baik, racun dapat menumpuk. Salah satu tanda umumnya adalah kelelahan.

2. Kurang tidur
Penelitian menunjukkan kemungkinan adanya hubungan antara sleep apnea dan penyakit ginjal kronis (CKD), yang seiring waktu merusak organ serta dapat menyebabkan gagal ginjal. Sleep apnea dapat merusak ginjal karena mencegah tubuh mendapatkan cukup oksigen.

3. Kulit gatal
Kondisi ini dapat terjadi saat ginjal tidak dapat mengeluarkan racun hingga menumpuk dalam darah. Akibatnya, akan muncul ruam atau membuat seluruh tubuh gatal.

  1. Wajah dan kaki bengkak
    Ketika ginjal tidak dapat membuang natrium dengan baik, cairan menumpuk di dalam tubuh. Kondisi itu dapat menyebabkan tangan, kaki, pergelangan kaki, tungkai, atau wajah bengkak.

5. Kram otot
Kram di kaki atau di area tubuh lain bisa menjadi tanda fungsi ginjal yang buruk. Ketidakseimbangan kadar natrium, kalsium, kalium, atau elektrolit lainnya dapat mengganggu cara kerja otot dan saraf

5. Kram otot
Kram di kaki atau di area tubuh lain bisa menjadi tanda fungsi ginjal yang buruk. Ketidakseimbangan kadar natrium, kalsium, kalium, atau elektrolit lainnya dapat mengganggu cara kerja otot dan saraf.

6. Sesak napas
Ketika mengalami penyakit ginjal, organ-organ tubuh tidak dapat menghasilkan cukup hormon yang disebut eritropoietin. Hormon ini memberi sinyal kepada tubuh untuk membuat sel darah merah. Tanpa itu, seseorang dapat mengalami anemia dan merasa sesak napas.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Studi Terbaru Fenomena Air Laut Makin Gelap dalam 20 Tahun
  • Investigator KPPU Cium Akuisisi Tokopedia & TikTok Monopoli
  • RI Butuh Investasi Listrik Rp 1.566 Triliun, Tanggapan Pengusaha?
  • Kurang Tidur Bisa Picu Penyakit Jantung? Ini Fakta Studi Terbaru
  • Bukti Nyata QRIS Makin Powerful, Amerika Mulai Ketar-ketir!
©2026 Rastama | Design: Newspaperly WordPress Theme